Karl Marx dilahirkan di Treves, kota
kecil di wilayah Rhineland Jerman[1]. Ia
adalah keturunan rahib Yahudi dari pihak ayah dan ibunya meskipun ayahnya,
seorang pengacara yang terkenal, pindah ke Protestan.
Di dalam The Manifesto of the Comunist Party
yang ditulisnya bersama Engels, Marx mengemukakan konsepsinya mengenai
perjuangan kelas. Di dalam halaman pertama buku tersebut, ada sebuah kalimat.
Teori
Fungsionalisme Struktural muncul menjadi bagian dari analisis sosiologi pada
tahun 1940-an dan mencapai kejayaannya pada tahun 1950-an[1].
Ketika itu teori fungsionalisme struktural merupakan teoritis standar yang
diikuti mayoritas sosiolog dan hanya sebagian kecil saja yang menentangnya.
Sosiologi dakwah (ilmu pengetahuan dengan ilmu agama)
Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Sosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat .Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul “Cours De Philosophie Positive” karangan August Comte (1798-1857).